| Tersedianya: | |
|---|---|
Seri BLINCE HMS50/HMSE50 adalah motor hidrolik piston radial tugas berat yang dikembangkan untuk sistem penggerak torsi tinggi. Struktur piston radialnya menghasilkan torsi awal yang kuat, kinerja kecepatan rendah yang mulus, dan keluaran yang andal dalam kondisi kerja bertekanan tinggi.
Motor ini cocok untuk mesin bergerak besar, peralatan pertambangan, mesin konstruksi, peralatan kehutanan, mesin penanganan material, dan sistem penggerak hidrolik yang disesuaikan. Tergantung pada aplikasinya, ini dapat dikonfigurasi untuk fungsi penggerak perjalanan, penggerak perubahan tegangan, penggerak roda, atau fungsi penggerak putar lainnya.
BLINCE dapat mendukung solusi motor hidrolik yang disesuaikan berdasarkan perpindahan, torsi, kecepatan, jenis poros, dimensi flensa, jenis port oli, konfigurasi rem, dan ruang pemasangan yang diperlukan.
Fitur |
Spesifikasi Teknis |
|---|---|
Model Produk |
HMS50 / HMSE50 |
Tipe Motor |
Motor travel hidrolik piston radial |
Referensi Penggantian |
Solusi penggantian tipe MS50 |
Pemindahan |
Hingga 5000 ml/r |
Tekanan Maksimum |
400 bar / 40 MPa |
Fungsi Penggerak |
Penggerak perjalanan, penggerak roda, penggerak lintasan, penggerak putar |
Jenis Aplikasi |
Mesin bergerak tugas berat |
Konfigurasi Opsional |
Poros, flensa, port oli, rem, dimensi pemasangan |
Dukungan Kustomisasi |
Tersedia menurut gambar, sampel, atau parameter teknis |
Motor hidrolik piston radial Seri BLINCE HMS50 cocok untuk sistem penggerak hidrolik tugas berat yang memerlukan torsi tinggi, stabilitas kecepatan rendah, dan kapasitas beban yang kuat.
Digunakan untuk penggerak perjalanan, penggerak roda, penggerak lintasan, dan sistem penggerak perubahan tegangan pada ekskavator, paver, mesin jalan, pemuat berat, dan peralatan konstruksi khusus.
Cocok untuk mesin bawah tanah, roadheader, peralatan pengeboran, konveyor pengikis, kendaraan pertambangan, dan mesin lain yang beroperasi di bawah beban tinggi dan kondisi kerja yang keras.
Diterapkan pada derek tugas berat, derek, platform putar, peralatan pengangkat, dan mesin penanganan industri yang memerlukan kinerja penggerak putar yang stabil.
Digunakan pada pemanen kehutanan, pemuat hutan, mesin pengolah kayu, penggerak winch, dan peralatan lain yang memerlukan torsi tinggi dan kontrol kecepatan rendah yang mulus.
Cocok untuk sistem penggerak hidraulik OEM yang memerlukan konfigurasi poros, flensa, port oli, rem, dan pemasangan khusus.
Q: Tipe motor apa yang dimaksud dengan BLINCE HMS50 Series?
J: Seri BLINCE HMS50 adalah motor hidraulik piston radial tugas berat yang dirancang untuk aplikasi penggerak hidraulik torsi tinggi dan kecepatan rendah, termasuk penggerak travel, penggerak roda, penggerak track, penggerak perubahan tegangan, dan sistem penggerak putar lainnya.
Q: Apakah Seri HMS50 dapat digunakan sebagai motor pengganti MS50?
J: Ya. Seri HMS50 dapat digunakan sebagai solusi penggantian tipe MS50 ketika perpindahan, peringkat tekanan, kebutuhan torsi, tipe poros, dimensi flensa, konfigurasi port oli, opsi rem, dan dimensi pemasangan sesuai dengan aplikasi aslinya.
T: Berapa kisaran perpindahan Seri HMS50?
J: Seri HMS50 mendukung perpindahan hingga 5000 ml/r. Untuk pemilihan model yang akurat, harap konfirmasikan perpindahan yang diperlukan, tekanan kerja, kecepatan, torsi, dan aplikasi alat berat.
T: Mesin apa yang dapat menggunakan motor hidrolik piston radial HMS50?
J: Seri HMS50 dapat digunakan pada mesin konstruksi, peralatan pertambangan, mesin kehutanan, peralatan penanganan material, mesin jalan, mesin bergerak tugas berat, dan sistem penggerak hidrolik yang disesuaikan.
Q: Informasi apa yang diperlukan untuk pemilihan motor HMS50?
A: Harap berikan model motor asli, foto papan nama, perpindahan, tekanan kerja, kebutuhan torsi, rentang kecepatan, jenis poros, ukuran flensa, jenis port oli, kebutuhan rem, dimensi pemasangan, dan model mesin.
T: Apakah BLINCE mendukung motor hidrolik HMS50 yang disesuaikan?
J: Ya. BLINCE dapat mendukung konfigurasi khusus berdasarkan gambar, sampel, dimensi pemasangan, tipe poros, tipe flensa, tipe port oli, konfigurasi rem, perpindahan, dan kondisi kerja.