Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 19-05-2025 Asal: Lokasi
Sebagai salah satu dari tiga jenis utama motor hidrolik, motor sikloidal sudah tidak asing lagi dengan industri hidrolik. Motor hidrolik sikloidal biasanya memiliki ukuran yang ringkas, bobot yang lebih ringan dibandingkan jenis motor lainnya, dan rentang kecepatan yang sesuai untuk sebagian besar mesin. Yang terpenting, harganya lebih terjangkau dibandingkan motor roda gigi dan motor piston.
Struktur internal motor sikloidal melibatkan koordinasi stator dan baling-baling yang berputar. Dua ruang oli independen, dihubungkan melalui poros penggerak, menggerakkan baling-baling agar berosilasi di dalam struktur. Ketika satu ruang menerima minyak, ruang lainnya akan mengeluarkannya, menyebabkan baling-baling berayun maju mundur. Rotor dan stator membentuk pasangan pengikat gigi pin sikloidal. Ketika oli bertekanan bekerja pada rotor, torsi hidrolik menciptakan gerakan planet (rotasi dan revolusi terbalik) di sekitar pusat stator melalui jarak yang eksentrik. Saat ruang masuk dan keluar bergantian, volumenya mengembang dan menyusut, mendorong minyak keluar melalui mekanisme distribusi.
Kebocoran oli mengacu pada keluarnya cairan hidrolik yang tidak normal dari segel motor.
Penyebab Utama : Dalam 80% kasus, kebocoran berasal dari masalah segel—segel yang menua, kualitas segel yang buruk, atau segel yang tidak cocok. Mengganti segel biasanya menyelesaikan masalah.
Penyebab Lain : Tekanan internal yang berlebihan karena saluran pembuangan tersumbat atau hilang, sehingga merusak segel. Kasus yang jarang terjadi termasuk pemasangan segel yang tidak tepat atau tekanan balik yang berlebihan di saluran balik.
Panas berlebih terjadi ketika suhu motor meningkat secara tidak normal selama pengoperasian, sering kali bermanifestasi sebagai bagian luar yang panas atau bahkan mempengaruhi stabilitas sistem.
Faktor Kunci :
Gesekan mekanis : Operasi beban berlebih yang berkepanjangan meningkatkan aliran, meningkatkan suhu wadah.
Tekanan balik yang tinggi : Menyebabkan kebocoran dan panas berlebih.
Keausan internal : Keausan komponen menyebabkan kebocoran internal, melewati ruang oli dan mengurangi efisiensi.
Seperti yang diajarkan fisika di sekolah menengah: energi tidak bisa hilang tetapi berpindah. Panas yang berlebihan menunjukkan konversi energi di area yang tidak diinginkan.
Stalling mengacu pada kegagalan motor berputar setelah sistem hidrolik dihidupkan, bahkan dengan pasokan oli yang tepat. Catatan: Menghentikan ≠ kegagalan motor.
Penyebab Umum :
Tenaga penggerak tidak mencukupi : Tekanan sistem rendah (misalnya, keluaran pompa di bawah torsi awal) atau pengaturan katup pelepas terlalu rendah.
Penyumbatan internal : Benda asing atau komponen yang mengalami keausan parah.
Masalah aliran oli : Aliran tidak mencukupi, saluran tersumbat, atau port masuk/keluar terbalik.
isinya kosong!